Polri: Sidang Kode Etik AKBP PN Setelah Ada Putusan Pengadilan Umum

JAKARTA, KOMPAS.com – Sidang kode etik terhadap AKBP PN baru akan digelar setelah peradilan umum selesai. AKBP PN disangka korupsi saat menangani perkara narkotika.

“Sidang kode etik dia itu menunggu putusan pengadilan umum dulu. Di sana diputus, baru kita sidangkan etiknya,” ujar Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Irjen Raden Budi Winarso di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (31/7/2015).

Winarso mengatakan, pihaknya baru bisa menggelar sidang kode etik setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

“Putusan pengadilan umum itu nanti akan kita lihat, kita jadikan dasar memproses sidang etik di Propam,” ujar Winarso.

Winarso meminta publik tak khawatir dalam pengusutan kasus tersebut. Dia menegaskan, sangkaan terhadap PN tergolong pidana berat.

“Sudah jelas pidananya kok. Jadi jangan takut. Kita benar-benar mau revolusi mental, Polisi-Polisi nakal kita bersihkan,” ujar dia.

AKBP PN adalah Kepala Subdirektorat I Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Awal 2015 lalu, ia ditangkap Divisi Profesi dan Pengamanan Polri atas dugaan menerima uang dari pelaku tindak kejahatan narkotika. Uang itu diduga sebagai “pelicin” agar pengusutan suatu perkara dihentikan.

Komentar : korupsi sudah jelas melanggar kode etik disertakan bukti jelas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s